MADIUN, 25 September 2025 – Upaya konkret Polres Madiun dalam membentengi generasi muda dari berbagai gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) kembali digelorakan. Pada Hari Kamis, 25 September 2025 bertempat di Gedung Tantya Sudhirajati Polres Madiun, diselenggarakan kegiatan pembekalan dan pemberian penghargaan kepada Pelajar Duta KAMTIBMAS Kabupaten Madiun.

Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi sinergis ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan (Diknas), Kementerian Agama (Kemenag), dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Madiun. Penyerahan penghargaan secara simbolis dilakukan oleh Kapolres Madiun didampingi oleh perwakilan ketiga instansi terkait.
Dua siswa berprestasi dari SMKN 1 Geger terpilih untuk menerima kehormatan ini, yaitu ananda Neta Oktaviana Putri dan Abdillah Rizdhian A’razzqy dari kelas XI MP 2. Keduanya dikukuhkan sebagai Duta Kamtibmas yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan contoh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kepala Polres Madiun dalam sambutannya menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendukung peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dimulai dari generasi muda. “Pelajar adalah ujung tombak. Dengan membekali mereka menjadi duta, kami berharap pesan-pesan kamtibmas dapat tersampaikan dengan bahasa mereka sendiri,” ujarnya.
Sebagai institusi pendidikan, SMKN 1 Geger telah melakukan berbagai upaya proaktif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib, sebagaimana terlihat dalam paparan strategi pencegahan yang mereka miliki. Beberapa upaya tersebut antara lain:
1. Membuat dan menegakkan tata tertib sekolah, 2. Melakukan razia intensif dan spontan, 3. Bekerja sama dengan instansi terkait untuk penyuluhan dan sosialisasi, 4. Memanfaatkan ekstrakurikuler sebagai sarana pencegahan. 5. Memasukkan materi tentang bahaya narkotika ke dalam kurikulum pengajaran. 6. Memaksimalkan peran guru dalam upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA.
Dengan dikukuhkannya Duta Kamtibmas ini, diharapkan upaya-upaya preventif yang dilakukan sekolah dapat semakin efektif dan melibatkan partisipasi aktif dari siswa itu sendiri.