Geger – Suasana hening dan khidmat menyelimuti halaman SMKN 1 Geger, Jumat (3/10/2025) pagi. Berbeda dari kesibukan biasa di hari Jumat, pagi itu seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga karyawan, berkumpul dalam satu barisan shaf yang rapat. Mereka bukan bersiap untuk upacara bendera, melainkan untuk sebuah program perdana yang menggugah jiwa: JUMANJI (Jumat Sholawat dan Mengaji).

Kegiatan yang dimulai pukul 06.45 WIB ini menandai dimulainya komitmen baru sekolah dalam membentuk karakter spiritual peserta didik. JUMANJI diisi dengan istighotsah dan doa bersama yang dipimpin secara langsung oleh Ustadz Muhammad Nasrudin Rosid, S.Pd.I, M.Pd.I. Suara lantunan sholawat dan doa yang dikumandangkannya berhasil menghanyutkan seluruh jamaah dalam lautan ketenangan dan kekhusyukan.
Dalam sambutannya, Ustadz Nasrudin, panggilan akrabnya, menekankan bahwa JUMANJI bukan sekadar ritual. “Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membiasakan hati dan pikiran mendekat kepada Allah SWT sebelum kita disibukkan dengan urusan duniawi. Dengan mengingat-Nya melalui dzikir dan doa, kita harap setiap langkah dan ilmu yang diraih di sekolah ini penuh berkah dan hidayah,” ujarnya dengan penuh semangat.

Tujuan utama program JUMANJI adalah menanamkan kebiasaan positif kepada siswa untuk senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan. Dalam dunia yang penuh distraksi, momentum Jumat pertama ini diharapkan menjadi ‘penyegar rohani’ yang mengingatkan kembali tentang tujuan hakiki dari menuntut ilmu.
Antusiasme terpancar jelas dari raut wajah para siswa. Mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh konsentrasi. Didampingi oleh seluruh guru dan karyawan yang juga turut aktif berpartisipasi, kegiatan ini berhasil menciptakan nuansa kebersamaan dan kesetaraan di hadapan Sang Pencipta.

“Alhamdulillah, suasana pagi ini sangat menentramkan. Rasanya seperti dapat ‘charger’ spiritual sebelum belajar. Semoga JUMANJI bisa jadi tradisi baik yang terus kita jalani,” ujar Najmi, salah satu siswi kelas XI, dengan mata yang masih berkaca-kaca.
Pihak sekolah berharap agar program JUMANJI ini tidak hanya berjalan sebagai seremonial belaka, tetapi benar-benar dapat membuahkan hasil yang nyata dalam kehidupan sehari-hari siswa. Dengan niat ikhlas dan pelaksanaan yang konsisten, diharapkan Allah SWT meridhoi dan memberikan hidayah melalui setiap detik yang dihabiskan dalam majelis ilmu dan doa ini.
JUMANJI hadir bukan hanya sebagai nama, tetapi sebagai simbol perjalanan spiritual (journey) seluruh warga SMKN 1 Geger menuju pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara iman dan spiritual.